Kabar penting datang dari dunia game, di mana Double Fine bentuk serikat, membuat pengembang Psychonauts ini menjadi studio Microsoft terbaru yang akan membentuk serikat. Langkah ini diumumkan oleh para pekerja studio tersebut pada 7 Mei, menandai keputusan mereka untuk bergabung dengan CWA (Communications Workers of America) guna melestarikan dan memperluas komitmen studio terhadap keunggulan kreatif, keberagaman dan inklusi, serta kualitas hidup pekerja.

Dalam pernyataannya kepada Aftermath, CWA mengungkapkan bahwa bersamaan dengan permintaan pengakuan sukarela dari perusahaan, para pekerja juga telah mengajukan petisi pemilihan kepada Dewan Hubungan Perburuhan Nasional (NLRB) untuk mengamankan representasi serikat. Pihak CWA mengapresiasi sikap netral Microsoft yang telah setuju untuk tidak mengintervensi hak pekerja dalam berorganisasi.
Double Fine dan Perjalanan Unionisasi
Keputusan untuk serikat pekerja Double Fine ini datang setelah Double Fine diakuisisi oleh Microsoft pada tahun 2019. Studio ini memiliki sejarah 25 tahun di industri game, dengan Psychonauts sebagai judul paling terkenal mereka. Langkah ini memperpanjang tren unionisasi di beberapa studio besar, menunjukkan keinginan pekerja untuk memiliki suara yang lebih kuat dalam lingkungan kerja.
Laporan dari CWA menggarisbawahi pentingnya langkah ini bagi para pekerja. Mereka berusaha menjaga dan meningkatkan nilai-nilai studio, termasuk inovasi, inklusi, dan kualitas hidup karyawan. Pengajuan petisi ke NLRB menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka dalam proses pembentukan serikat ini.
Profil Double Fine dan Karya Populer
Sebagai pengembang Psychonauts serikat yang memiliki reputasi kuat, Double Fine telah menghasilkan beberapa judul yang dicintai oleh para gamer. Judul paling terkenal mereka adalah platformer Psychonauts, yang kemudian mendapatkan sekuel pada tahun 2021. Karya populer lainnya meliputi Brutal Legend, Broken Age, dan Costume Quest.
Proyek terbaru Double Fine, Kiln, sebuah multiplayer brawler yang memungkinkan pemain mengendalikan potongan tembikar yang dapat dibentuk, baru saja dirilis beberapa minggu yang lalu, tepatnya pada 23 April 2026. Ini menunjukkan bahwa meskipun sedang dalam proses unionisasi, studio tetap aktif dalam merilis konten baru.
Konteks Ketidakpastian di Microsoft
Langkah Double Fine untuk membentuk serikat ini muncul di tengah periode ketidakpastian bagi Microsoft. Setelah gelombang PHK yang mempengaruhi sekitar 9.100 karyawan pada Juli 2025 dan PHK yang bahkan lebih banyak pada tahun 2024, sebuah laporan Bloomberg pada Oktober tahun lalu menyatakan bahwa perusahaan Xbox diduga telah mendorong pengembang game-nya untuk mencapai margin keuntungan sebesar 30%.
Selain PHK, Microsoft juga membatalkan beberapa proyek, termasuk game dari studio The Initiative yang kini ditutup, ZeniMax Online Studios, dan Rare, hanya dalam tahun 2025 saja. Perubahan besar ini menciptakan lingkungan yang menantang bagi para pengembang game di bawah naungan Microsoft.
Pergolakan di perusahaan terus berlanjut pada Februari 2026 ketika diumumkan bahwa CEO Xbox Phil Spencer dan presiden Xbox Sarah Bond akan meninggalkan perusahaan. Kemudian, presiden Microsoft CoreAI Asha Sharma menggantikan Spencer sebagai CEO, dengan kepala Xbox Game Studios Matt Booty melangkah sebagai chief content creative officer. Masa jabatan Sharma telah diikuti oleh sejumlah perubahan lain, termasuk perombakan kepemimpinan dan penghentian Copilot di konsol minggu lalu, serta pemotongan harga Game Pass.
Sikap Netral Microsoft dan Unionisasi Lain
CWA dalam pernyataannya menyebutkan bahwa Microsoft telah setuju untuk mengambil pendekatan netral terhadap unionisasi di Double Fine, setelah berakhirnya perjanjian netralitas sebelumnya akhir tahun lalu. Pendekatan ini merupakan kabar baik bagi upaya serikat pekerja Double Fine, yang memastikan prosesnya berjalan tanpa hambatan dari manajemen perusahaan.
Pengembang Microsoft lainnya yang telah membentuk serikat sebelum perjanjian tersebut berakhir meliputi staf dari tim World of Warcraft, Overwatch, dan Blizzard Story and Franchise Development. Sementara itu, pengembang Quality Assurance Raven Software menjadi pekerja Activision Blizzard pertama yang membentuk serikat pada tahun 2022, sebelum akhirnya mendapatkan kontrak pertama mereka dengan Microsoft pada Agustus lalu.
Video Terkait
Psychonauts 2 – Accolades Trailer
Artikel ini ditulis oleh Michael Cripe, seorang penulis lepas dari IGN, yang dikenal atas karyanya di situs-situs seperti The Pitch, The Escapist, dan OnlySP.
